Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Monday, 14 July 2014

Peduli Gaza, Siswa Gelar Aksi Sosial



Sejumlah siswa SMA Rimba Madya Kota Bogor gelar aksi sosial peduli gaza pada Senin (14/7) di Bundaran Perumahan villa ciomas, Bogor.

Aksi sosial guna menghimpun sumbangan masyarakat terhadap bencana di gaza,Palestina ini menarik perhatian masyarakat yang berlalu lalang di sekitar bundaran.

"aksi sosial ini sebenarnya kumpulan siswa 10 sampai 12 yang tergabung di teater sekolah. kami sengaja buat teater ini supaya tidak sekedar omongan tapi ada tindakan yang real terhadap bencana di gaza" tutur Angel selaku panitia

Drama singkat ini berisi tentang kekejaman Israel terhadap warga Palestina, yang disusul dengan pembacaan puisi peduli gaza. bahkan para siswa ini didandani seperti warga Palestina yang tertindas dan Tentara Israel. beberapa dari mereka pun sengaja berkeliling untuk meminta sumbangan kepada masyarakat yang berlalu lalang.

"uang ini kemudian akan dikumpulkan dan dikirim langsung melalui rekening bank-bank yang ada" ujar Ira, siswa kelas 12 selaku panitia aksi sosial.

Monday, 28 April 2014

Talkshow Asma Nadia disambut Hangat Penonton



Materi yang diberikan oleh Penulis terkenal Asma nadia dalam Explosains di Auditorium Sylva, Fahutan IPB, Minggu (27/4) berlangsung meriah dan disambut hangat oleh penonton.
Materi yang diberikan oleh penggagas rumah baca Asma nadia ini berupa alasan mengapa harus menulis. Ia menuturkan bahwa banyak hal yang bermanfaat dari menulis yaitu menulis merupakan jalan pintas atau shortcut untuk bermanfaat dan menjadi kebanggaan,menulis juga merupakan berbagi kepada orang lain sehingga dapat mengubah persepsi dan menggerakkan orang lain.
“ menulis merupakan jalan pintas, karena tidak perlu modal yang sedemikian banyak,tidak perlu sarjana dulu, tidak perlu cantik, bahkan tidak perlu surat kelakuan baik, “ canda Asma nadia di sela pemberian materi.
Ibu dua anak ini juga menceritakan perjalanan mimpinya sehingga dapat menjadi penulis dan menghasilkan 49 novel bahkan pengalamannya pada saat traveler ke 51 negara dan 205 kota dengan biaya gratis.
“ menulis itu membantu orang lain sukses. Suksesnya seorang penulis ialah bukan ketika bukunya menjadi best seller, suksesnya seorang penulis bukan ketika penulis meraih kekayaan karena royaltinya atau bukunya di filmkan. Suksesnya seorang penulis buat mba Asma adalah ketika dia bisa berperan, bisa membantu orang lain yang punya mimpi yang sama untuk bersama-sama menjadi penulis, “ Tutur Asma nadia
Manajer AsmaNadia Publishing House ini bahkan menawarkan penonton yang tertarik untuk bergabung di Komunitas bisa menulis di facebook, komunitas penulis ini bisa menjadi jalan bagi seseorang yang ingin menjadi penulis dan berbagi pengalaman tentang menulis.
Di penghujung acara, penonton berfoto bersama Asma nadia dan mendapat tanda tangan langsung di novel yang di jual di depan Auditorium Syla.


Asma Nadia : Mimpi yang Berawal dari Pintu Kulkas



Asmarani Rosalba atau lebih akrab dikenal Asma nadia (42) adalah penulis Indonesia berbakat yang memulai mimpinya dari sebuah pintu kulkas. Wanita kelahiran Jakarta, 26 Maret 1972 ini menceritakan perjalanannya hingga mencapai kesuksesan saat ini pada seminar Explosains di Auditorium Sylva, IPB.
“ mimpi saya berawal dari pintu kulkas. Karena dulu keluarga saya miskin, tapi om saya sering bawa oma ke berbagai Negara. Sehingga banyak tempelan magnet-magnet dari berbagai Negara di pintu kulkas. Saya seringkali memandangi pintu kulkas hingga berjam-jam tanpa berani menyentuhnya, sebenarnya ingin menyentuh tapi takut jatuh dan pecah. Jadi Cuma bisa memandanginya saja, dan mimpi saya berawal dari sana, “ tutur Ketua Forum Lingkar Pena dalam materi seminarnya.
Ibu dua anak ini mengaku pernah menjadi mahasiswa IPB namun hanya hingga tahun kedua, Ia memutuskan pergi meninggalkan bangku kuliah karena kondisinya yang seringkali sakit-sakitan dan harus mendapatkan perawatan maksimal di rumah sakit karena gegar otak yang dideritanya. Perawatan yang Ia alami berlangsung secara terus menerus hingga 10 tahun di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Terlahir di keluarga kurang berada tidak membuat orang tua Asma nadia berhenti memberikan pengobatan, di sela-sela perawatannya dirumah sakit seringkali ibunya datang membawakan buku bacaan agar tidak membuatnya bosan berada di rumah sakit.
“ Walaupun miskin ibu saya selalu dengan sabar menemani saya di rumah sakit, bahkan saya lebih sering berada di rumah sakit dibandingkan sekolah. Ibu saya seringkali membelikan buku agar tidak bosan. Saat ini baru saya tahu bahwa untuk membelikan saya buku beliau harus mengorbankan makan siangnya dan sekarang beliau punya penyakit maag yang sangat parah. “ Ujar penulis novel Assalamualaikum, Beijing.
Ibunda dari Putri Salsa dan Adam Putra Firdaus mengaku bahwa dokter yang merawatnya menyuruh untuk keluar dari IPB karena kondisinya yang semakin parah, dan Ia berpikir Ia sudah kehilangan jalan untuk memberikan kebanggan kepada orang tuanya. Namun ternyata menulis merupakan jalan pintas karena tidak memerlukan modal yang cukup banyak, tidak perlu sarjana, tidak perlu cantik dan bahkan tidak perlu surat kelakuan baik.
Bahkan saat ini wanita yang dikenal sebagai Happy Hijabi sudah menghasilkan 49 buku yang best seller 4 diantaranya pernah difilmkan seperti, Emak Ingin Naik Haji, Rumah Tanpa Jendela, 17 Catatan Hati Ummi, dan Assalamualaikum, Beijing! Ia juga sudah keliling 18 negara. Ia juga mendapat penghargaan Buku Remaja Terbaik 1 (2001) untuk bukunya Rembulan di Mata,serta penghargaan sebagai pengarang fiksi remaja terbaik dari Mizan Award (2003) untuk  kumpulan cerpen terbaik majalah Anninda: Merajut Cahaya (Pustaka Anninda).
Di akhir pembicaraannya, Ia berharap banyak penulis muda Indonesia berbakat yang dapat memberi kebanggaan kepada Indonesia dan dapat memberi kesan baik di Negara lain mengenai Indonesia.

Thursday, 13 February 2014

Pembangunan Jalan Tol Kedunghalang-Kedungbadak Akibatkan Kemacetan



Pembangunan Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) seksi II A ruas Kedunghalang – Kedungbadak yang direncanakan akan beroperasi di awal 2014 belum kunjung selesai, justru membuat kemacetan di sekitar Jalan kedunghalang. Kemacetan ini berada sepanjang jalan Yasmin hingga Kedung halang.
Kemacetan yang terjadi diakibatkan sebagian ruas jalan digunakan untuk pekerja kontruksi yang sedang menjalani proyek Jalan Tol BORR seksi II. Dengan adanya Jalan Tol BORR seksi II A diharapkan dapat mengurangi kemacetan di tiga titik rawan yaitu Kedung Halang, Jembatan Ciliwung dan underpass perlintasan kereta api.
Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) merupakan jalan tol yang menghubungkan Sentul Selatan – Dramaga sepanjang 11 km.
Proyek Pembangunan Jalan Tol ini telah lama diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat sejak tanggal 3 Desember 2012.



Inspirasi Warga Dunia, Dokter muda buat Asuransi Sampah



Salah satu Dokter Muda lulusan Universitas Brawijaya dinilai telah menginspirasi Warga dunia karena membuat karya berupa asuransi sampah untuk kesehatan. Dengan karyanya tersebut, Gamal Albinsaid (24) telah mendapat penghargaan bergengsi HRH The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur dari kerajaan Inggris yang diserahkan langsung oleh Pangeran Charles. Selain itu Ia menerima hadiah 50.000 Euro atau sekitar 800 juta dalam bentuk dukungan financial dan paket mentoring dari Universitas Cambridge, Inggris.
Ide membuat asuransi sampah ini karena Gamal pernah melihat salah seorang anak pemulung yang menderita sakit diare harus meninggal, karena ibunya yang hanya berpenghasilan Rp. 10.000 per hari yang tidak mendapatkan asuransi kesehatan sehingga tidak bisa membawanya ke rumah sakit.
Saat Ia masih menduduki bangku Kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Ia dan teman-temannya mendirikan layanan kesehatan di Klinik Mawar Husada di daerah depan kampus mereka di Jalan veteran, Kota Malang. Bayaran yang dilakukan nasabah hanya menggunakan sampah. Nasabah hanya perlu membawa sampah rumah tangga non-organin seperti kaleng botol soda, plastik atau kertas. Sampah-sampah tersebut akhinya akan ditimbang dan dihargai menjadi semacam premi. Premi-premi inilah yang akan menjadi biaya nasabah berobat di klinik.
Pemasukan yang didapat oleh Gamal dan teman-temannya yaitu dari pengolahan sampah yang diberikan oleh nasabah. Konsepnya seperti Pengolahan sampah di Saint Paulo, Brazil, yang mengolah satu kaleng sampah yang kemudian digiling dan kembali menjadi lempengan aluminium sehingga lempengan aluminium tersebut dapat dijual kembali.
Program penghargaan ini didisain agar menginspirasi pemuda di seluruh dunia untuk menyelesaikan persoalan social, kesehatan dan lingkungan.
Pangeran Charles menilai karya asuransi sampah yang dibuat oleh Gamal dapat menangani dua persoalan yaitu menangani permasalahan sampah dan permasalahan kesehatan terutama dikalangan masyarakat miskin.